Danramil Papar Ajak Warga Ikut Lomba Memancing

INDONESIASATU.CO.ID:

Kediri. Dua kolam yang masing-masing berukuran sama, yaitu berukuran 9 x 9 meter, menjadi sasaran Danramil Papar, Kapten Chb Mulyono bersama anggota Koramil 16/Papar, untuk berinteraksi langsung dengan mancing mania, kemarin malam. Tempat pemancingan ini berada di Desa Purwotengah, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, dan keberadaan kolam ini sudah lebih dari sepuluh tahun yang lalu. rabu (6/2/2019)

Lewat “Mancing Mania Babinsa” ini, diharapkan ada kedekatan special antara Koramil dengan mancing mania yang rata-rata berdomisili di Kecamatan Papar. Selain itu, kegiatan ini tidak lepas dari komunikasi interaktif dengan masyarakat di lokasi pemancingan, khususnya yang berstatus mancing mania.

Meski luasnya tidak seberapa, tetapi kolam pemancingan ini cukup nyaman bagi mancing mania, hal ini dikarenakan fasilitas pendukung ada di tempat ini, yaitu adanya warung. Keberadaan warung dianggap sangat mendukung bagi mancing mania, tanpa ada warung, memancing dirasa sangat tidak lengkap.

Secara umum, ikan-ikan di kolam ini, pada hari sabtu dan minggu akan diisi ikan seberat 150 kilogram atau tiap-tiap kolam diisi ikan seberat 75 kilogram. Sedangkan hari senin hingga jumat, kolam hanya diisi ikan seberat 50 kilogram atau tiap-tiap kolam diisi ikan seberat 25 kilogram.

Khusus kemarin malam, Kapten Chb Mulyono mengadakan acara lomba, walaupun hadiah yang diberikan kepada mancing mania terbilang “Murah Meriah”, namun bukan hadiah yang diincar, melainkan keakraban antara Koramil dengan mancing mania.

Ikan yang disebar saat lomba, hanya seberat 15 kilogram, itupun hanya satu kolam saja, sedangkan kolam yang disebelahnya, digunakan untuk umum alias tidak dilombakan. Kendati ikan yang disebar agak menurun dibanding biasanya, animo mancing mania sama sekali tidak menurun. Jumlahnya tetap seperti biasa, yaitu sekitar 20 hingga 30 orang.

Lomba ditentukan berat ikan, dalam artian siapa saja yang sukses memperoleh ikan paling berat, itulah yang berhak meraih juara. Jenis ikan yang dilombakan adalah ikan nila.  Lomba dimulai pukul 17.00 wib hingga 20.00 wib, dan lomba ini diselenggarakan tanpa dipungut biaya sepeserpun alias gratis.

Cuaca yang tidak memungkinkan alias turun hujan, memaksa mancing mania harus bersabar menunggu umpannya ditelan ikan-ikan yang berkeliaran bebas didalam kolam. Faktor hujan sangat berpengaruh bagi ikan-ikan, karena umumnya ikan akan cenedrung tidak memakan umpan. Berbeda bila kondisi cerah alias tidak turun hujan, umumnya ikan akan agresif.

Hasil lomba tersebut, juara pertama diraih Mursalim, warga Desa Dawuhan Kidul,juara kedua diraih Kusno, warga Desa Jambangan, dan juara ketiga diraih Tumiji, warga Desa Janti. Sedangkan hadiah kepada seluruh pemenang, diserahkan secara langsung oleh Bati Tuud Koramil Papar, Pelda Ermat Sulaiman. (aang)

 

  • Whatsapp

Index Berita