Ini Pesan Dandim Kediri Di Masa Ta’aruf Pelajar Madrasah

indonesiasatu, 19 Jul 2018,
Share w.App T.Me

KEDIRI - Niat untuk berinteraksi di masa orientasi sekolah dalam tahun ajaran baru, Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno bersama Danramil Kota Kapten Arm Bangun Budi adi serta Pasi Ter Kodim Kediri Kapten Inf Warsito, meluangkan waktunya menyapa siswa-siswi MAN 1 Kediri, kamis (19/07/2018)

Didamping Kepala Sekolah MAN 1 Kediri Enim Hartono, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno menyampaikan sedikit banyak seputar wawasan kebangsaan kepada ratusan pelajar yang berstatus siswa baru.

“Adik-adik harus menjaga agar negara kita damai aman rukun tentram. Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk bangsa dan negara kita ini. Salah satunya, adik-adik berprestasi, kalau tidak mampu tingkat nasional, minimal regional,” ujarnya.

Menanggapi hoax, ia menghimbau para pelajar, khususnya MAN 1 Kediri untuk jeli melihat atau membaca konten-konten yang tersebar di medsos. Setiap pelajar yang cerdas, harus mencermati terlebih dahulu sumber informasi tersebut sebelum di share.

“Hoax itu berbahaya, Suriah bisa terjadi perang saudara, sebelumnya hoax mendominasi secara masif dan tersusun. Rakyat Suriah tertipu, akhirnya terjadi perang saudara. Dan itu sudah dalam kondisi berantakan, kalau sudah hancur, sulit menata kembali, karena bibit-bibit permusuhan masih tertanam,” sambungnya.

Merespon peredaran narkoba, menurutnya, sasaran paling empuk adalah pelajar atau generasi muda. Kalau generasi muda di suatu bangsa sudah teracuni narkoba, bangsa itu diyakini bakal hancur masa depannya.

“Narkoba itu sifatnya menghancurkan, menghancurkan masa depan juga merusak sendi-sendi kehidupan. Kalau semua generasi mudanya teler, hancur sudah tatanan bangsa itu. Karena bangsa ini masa depannya ada di generasi muda,” jelasnya.

Terkait radikalisme, ia mengingatkan bahwa semua agama di dunia tidak pernah terkoneksi dengan identitas radikal. Radikal murni muncul dari pemikiran manusia dan tidak ada kaitannya dengan agama.

“Radikalisme kalau sudah hampir merata, jadinya seperti di Yaman, perang saudara, entah siapa yang benar atau salah. Negara jadi kacau, bangsa lain masuk mengobok-obok. Radikalisme biasanya erat hubungannya dengan intoleransi. Untuk itu mari kita sama-sama jaga kerukunan antar umat beragama,” pungkasnya.

Dalam acara ini juga, diserahkan cinderamata dari salah satu media cetak yang eksis di Kediri, dan cinderamata itu diserahkan kepada Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno serta Enim Hartono didepan siswa-siswi MAN 1 Kediri. (aang)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu