Pemuda ODGJ Kerap Mengamuk Dievakuasi Babinsa

Pemuda ODGJ Kerap Mengamuk Dievakuasi Babinsa
Babinsa Sertu saragih mengevakuasi pemuda dengan gangguan jiwa ke Rumah Sakit

PURBALINGGA - Membantu kesulitan warga masyarakat yang ada di wilayah binaan merupakan salah satu tugas Babinsa, hal ini sebagai salah satu bentuk realisasi tugas TNI melaksanakan Operasi  Militer Selain Perang (OMSP), seperti yang dilaksanakan oleh Sertu Saragih Babinsa Koramil  01/Purbalingga untuk Kelurahan Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga.

Menanggapi keluhan warga, adanya laporan dari Sodik (55) Ketua RT 02/RW 03 Dusun Blumbang Kelurahan Purbalingga Lor bersama dengan SKM (60) ,  bahwa anaknya berinisial SGT (35)  pemuda yang masuk dalam Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kerap meresahkan keluarga dan warga sekitar karena sering mengamuk dan mengejar,  mengancam  warga dengan senjata tajam. Hal ini membuat Sertu Saragih bertindak cepat karena tak inginkan hal buruk terjadi kepada warga di wilayah binaannya (6/8/2020).

Seperti yang dituturkan oleh SKM yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak bahwa anaknya SGT memang mengalami gangguan jiwa, karena keterbatasan biaya sebenarnya sudah diupayakan berobat alternatif.

“Kami sudah berusaha mengobatkan SGT ke salah satu pengobatan alternatif di Wadas Lintang, namun karena kondisi ekonomi kami yang terbatas akhirnya SGT kami bawa pulang, sampai hari ini sdh 10 hari di rumah namun SGT masih kerap mengamuk, tak ingin terjadi sesuatu kami segera lapor ke Pak Babinsa agar dapat dibantu, ” ungkapnya.

Bertindak cepat dalam situasi yang mendesak membuat Sertu Saragih segera  bergegas menuju rumah SKM selaku orang tua SGT untuk segera membantu kesulitannya.

“Kami segera datangi dan dengan persuasif setelah bertemu dengan kami Babinsa ternyata SGT kondisinya sedang stabil tidak mengamuk, tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang baik ini segera kami berkoordinasi dengan pihak Kelurahan,  akhirnya SGT kita evakuasi ke Rumah Sakit Siaga Medika untuk mendapat perawatan medis sementara, ’’ terangnya.

(Satria Ferry)